Sinergi Lintas Sektor, ICARE Bahas Exit Strategy untuk Keberlanjutan Korporasi Petani di Garut
Garut - Sebagai upaya memperkuat koordinasi lintas sektor, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jawa Barat menggelar Rapat Koordinasi ICARE Jabar pada Kamis (02/04/26) di Dinas Pertanian Kabupaten Garut. Kegiatan yang melibatkan Dinas Pertanian, Dinas Perikanan dan Peternakan, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Garut, serta Site Manager ini menjadi wadah untuk menyelaraskan strategi dan memperkuat dukungan terhadap keberlanjutan korporasi petani, khususnya di Kabupaten Garut.
Dalam arahannya, Direktur Wilayah BRMP Jawa Barat, Dr. Detia Tri Yunandar, menekankan pentingnya penyusunan exit strategy Program ICARE agar praktik baik yang telah dibangun dapat terus berlanjut pasca berakhirnya program pada tahun 2027. Pengembangan korporasi petani didorong tidak hanya berfokus pada aspek budidaya, tetapi juga pada hilirisasi guna meningkatkan nilai tambah produk pertanian dan peternakan. Selain itu, pembangunan ekosistem kelembagaan yang terintegrasi, mulai dari produksi, pengolahan, hingga pemasaran, juga menjadi perhatian utama, termasuk pengembangan model usaha sirkular seperti pada komoditas peternakan yang terhubung dengan kegiatan budidaya pertanian.
Melalui sesi diskusi, berbagai isu strategis turut dibahas, diantaranya upaya perlindungan dan pengembangan Domba Garut sebagai komoditas unggulan daerah, pentingnya regenerasi petani untuk menjamin keberlanjutan sektor pertanian, serta penguatan kelembagaan koperasi sebagai wadah korporasi petani. Rapat koordinasi ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun sistem pertanian yang berkelanjutan, terintegrasi, dan berdaya saing.